FACEBOOK.COM AKAN DIBLOKIR DI INDONESIA




Kabar penyalahgunaan yang dilakukan facebook inc dengan membagikan secara ilegal data penggunanya kepada pihak chambridge analytica menjadi trending topik diseluruh negara di dunia. Terutama di indonesia yang mayoritas pengguna platform jejaring sosial baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis menggunakan jejaring sosial facebook. Santer lembaga negara di indonesia dewan perwakilan rakyat pusat membahas tentang kemungkinan dengan nada ancaman untuk memblokir facebook masuk indonesia. Hal ini juga pernah dilakukan ketika google menolak membayar pajak di indonesia. Sebelumnya juga ancaman yang benar-benar dilakukan adalah memblokir sejumlah situs broker perdagangan online (online trading brokerage) diantaranya masterforex.com. tujuannya jelas untuk melindungi warga negara indonesia dari penipuan online dan mengajak agar para trader online indonesia berdagang menggunakan broker dalam negeri. Meskipun harus diakui broker dalam negeri terkesan lebih pelit dalam layanannya serta membutuhkan modal yang besar untuk ikut serta melakukan perdagangan. Nominalnya minimum Rp. 5 000 000,- tentu ini masih terasa berat bagi trader pemula.

Apakah mungkin jika facebook diblokir di indonesia serta dampak sosial dan ekonomi apa yang dipengaruhinya. Hal tersebut mungkin saja. Sebagaimana suriah yang memblokir facebook dan, facebook mengalami peretasan yang dilakukan warga suriah. Beberapa negara pun melakukannya dan tidak tertutup kemungkinan indonesia. Tetapi dampak luar biasa biasa saja terjadi jika negara republik indonesia memutuskan menutup kantor facebook di indonesia serta memblokirnya dari indonesia. Beberapa perusahaan berbasis internet adalah salah satu sektor yang pertama sekali terkena imbasnya. Online shop misalnya.

Tetapi kemungkinan baiknya adalah, bisa saja berdiri perusahaan sejenis di indonesia. Kembali mengingat ketika kaskus menjadi platform jejaring sosial lokal yang sangat hits dimasanya, sebelum akhirnya justru facebook lah yang menjadi tamu agung di indonesia. Hal yang sulit dipungkiri adalah, jejaring sosial facebook terus mengembangkan fitur-fitur baru yang beragam dan canggih sehingga pengguna kita semakin dimanjakan dengan fitur platform tersebut. Sehingga, bahkan banyak para pebisnis online yang mengelola toko online lebih banyak yang beralih ke platform facebook. Sistem pembayaran iklan yang mudah dan murah serta pengguna yang sangat besar menjadikan facebook sebagai andalan bisnis para pebisnis online. Facebook tentu bersaing dengan google meskipun tidak disadari oleh para pengguna kedua platform tersebut. Google.com juga memiliki aplikasi serupa yakni google plus. Platform yang terkesan kaku tersebut memang memiliki sedikit pengguna di indonesia jika di sandingkan dengan facebook. Kompetisi tersebut sangat jelas terlihat dari antara keduanya. Bagi para pengelola website apakan website pribadi maupun website bisnis hal ini begitu tampak jelas. Artikel atau konten yang dibuat didalam platform facebook sangat sulit terindex di mesin pencari milik google inc, kecuali yang dibuat di halaman facebook. Sehingga facebook bukanlah tempat yang tepat untuk mempromosikan website agar tampil digoogle atau mendatangkan banyak pengunjung. Jika ingin lebih solusinya adalah menggunakan halaman facebook serta berbayar. Disisi lain, kunjungan ke situs web yang datang dari dari facebook tidak memiliki nilai lebih dimata google. Facebook juga sering memblokir tautan url situs yang di pasang diplatformnya.
Garis besarnya adalah, sangat mungkin facebook di blokir masuk indonesia tetapi dampaknya buruknya beberapa bisnis harus mengalami kemandegan untuk beberapa waktu yang mungkin cukup lama. Tetapi dampak baiknya akan lahir platform lokal sejenis yang mungkin saja bisa sebesar facebook dimasa depan. Ini justru sebenarnya sangat lebih baik bagi pendapatan perekonomian indonesia. Bisa kita bayangkan berapa dollar uang yang mengalir keluar negeri tiap detiknya. Ironisnya, ketika negara mengajukan pinjaman internasional dari negara dimana facebook lahir dan berdiri kemudian oleh warga negara yang menjadi debitur justru dibelanjakan kembali kepada hal-hal yang tidak ekonomis seperti untuk membeli layanan facebook (pembelian kuota data internet) bukan untuk keperluan bisnis, tetapi semata hanya untuk bersuka ria. Bayangkan siklus uang tersebut beredar dari mana dan kembali kemana ?. sementara bunga pinjaman hutang internasional terus membengkak. Buruknya lagi justru data privat pengguna (kreditur) justru disalahgunakan oleh pemilik (debitur).

Indonesia adalah pasar potensial bisnis berbasis internet. Sayangnya ketika negara asing berbondong-bondong ke indonesia untuk membeli sejumlah layanan frekwensi, justru indonesia kurang ramah dengan kegiatan usaha sejenis dari warga negaranya sendiri. Alibaba, olx dan banyak perusahaan asing lainnya terus mengisi ceruk-ceruk pasar di indonesia seperti halnya facebook. Kalau pun ada perusahaan lokal seperti halnya tokopedia atau perusahaan sejenis lainnya bisanya pemodalnya juga perusahaan ventura asing. Artinya negara indonesia hanya pasar para rentenir yang pagi hari mereka meminjamkan sejumlah uang untuk belanja produk mereka dengan harga tinggi sementara sore hari mereka menuntut pengembalian pokok plus bungan.

Hal positif yang harus diakui adalah facebook telah menjembatani pertemuan banyak orang dari seluruh dunia. Mereka menemukan peluang bisnis dan benar-benar berbisnis secara nyata. Facebook telah memutus tapal batas antar negara. Facebook telah mendamaikan banyak keluarga yang lama terpisah untuk kembali dipersatukan sekaligus facebook telah menciptakan perang dingin yang banyak merenggut korban jiwa.

Apapun yang terjadi kemarin, hari ini dan besok pagi adalah hal yang sangat mustahil untuk kita hindari. Bahwa internet dan facebook benar-benar telah menghilangkan status batas negara dan strata sosial seluruh warga negara dunia. Semua harus cermat untuk bersikap netral atau proaktif terhadap fenomena ini. Menutup facebook atau tidak menutup facebook dari indonesia keduanya memiliki dampak yang sama baiknya juga sama buruknya. 961

Label:

Post a Comment

[facebook] [blogger]

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} OUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#http://facebook.com/eka susiani} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.coom} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by Leontura. Powered by Blogger.