Articles by "Opinion"

Showing posts with label Opinion. Show all posts





Media sosial adalah fenomena baru sejak lebih kurang sepuluh tahun terakhir.  Media sosial adalah cara efektif untuk membangun citra seseorang atau pun kelompok. Dalam berbagai hal media sosial telah menciptakan iklim ekonomi baru. Media sosial seperti facebook, twitter, dan akhir-akhir ini instagram telah menjadi sebuah kebutuhan sekaligus dilema dalam waktu bersamaan. Dengan media sosial seseorang yang tidak populer bahkan sangat jauh dari populer bisa mendadak menjadi seorang figur yang populer. Tetapi disisi lain seseorang yang kepopulerannya telah terbukti mapan dan pada posisi yang sangat tinggi bisa hancur seketika oleh media sosial. Terbukti dengan media sosial banyak tokoh – tokoh baru yang lahir dalam keadaan prematur. Media sosial sangat berperan dalam menaikkan popularitas seseorang.

Tetapi media sosial sebagai sumber berita terkadang tidak valid dan beberapa berita yang tidak terkonfirmasi secara legal. Beberapa akun media sosial benar-benar sebagai media yang sah sebagai sarana komunikatif, tetapi sebagian besar dari akun media sosial adalah akun sampah. Maka sikap penerima berita adalah harus mampu melakukan konfirmasi sendiri secara teliti. Secara sederhana  kita dapat merasakan psikologi pemilik akun tersebut. Apakah akun tersebut tergolong akun sampah karena akun tersebut dibuat tanpa identitas yang jelas. Apakah akun tersebut akun premium yang memang dimilki oleh seseorang atau kelompok atau lembaga tertentu dengan paparan identitas yang jelas, terkonfirmasi dan valid. Apakah akun tersebut sengaja dibuat oleh lembaga tertentu untuk membangun identitas lembaga tersebut atau membagun identitas seorang tokoh.

Saat ini media sosial juga sebagai sarana yang sangat efisien untuk berpolitik. Karena biaya untuk membangun sebuah produk lembaga konsultan politik menjadi lebih murah dengan jangkauan yang sangat luas serta lebih cepat mempengaruhi psikologi masyarakat awam. Namun demikian, beberapa teknik kampanye yang tidak melanggar etika berpolitik tertap harus diperhatikan. Cara yang efisien salah satunya adalah menggunakan jasa para blogger untuk membuat artikel positif tentang calon tokoh menggunakan situs blog yang telah terkoneksi dengan semua akun media sosial untuk calon tokoh tersebut. Biarkan para blogger menceritakan tentang semua hal positif dari pribadi tokoh dan lembaganya yang seolah-olah tidak ada ikatan sama sekali antara tokoh dan blogger. Dengan teknik ini tentu biaya politik dapat ditekan lebih murah. Hal ini lebih positif dari pada tokoh itu sendiri menggunakan media sosial sendiri dan menulis status sendiri untuk memberi tahu tentang berita – berita positif dari pribadinya. Untuk di kota – kota besar yang sudah maju hal ini sudah dilakukan. Sayangnya untuk politikus daerah yang baru mengenal media sosial belum sepenuhnya dilakukan. Para politikus masih ingin berkomunikasi secara langsung dengan calon audiens menggunakan media sosial. Ini terkesan sangat tidak profesional. Status yang mereka buat di media sosial terkadang cenderung tidak memberi dampak yang serius dan relevant terhadap psikologi penerima pesan. Kekanak – kanakan dan sangat terkesan bodoh. Mereka ingin menunjukan bahwa hal positif sedang dia lakukan dan berharap bahwa masyarakat yang terkoneksi dengan media sosial memberi dukungan positif terhadap kegiatan yang dia beritakan melalui media sosial tersebut. Ini secara umum justru akan menurunkan popularitas tokoh tersebut.

Jika cara – cara yang telah dilakukan oleh para politikus dari kota – kota besar  yang telah maju juga dilakukan oleh para politikus daerah. Tentu banyak hal yang bisa dibangun antara lain. Konstribusi dari dan untuk blogger lebih nyata. Status yang tayang di media sosial berupa tautan yang bisa viral dengan lebih positif dan lebih terkesan sangat profesional. Terlihat bahwa pujian positif bukan berasal dari diri sendiri, tetapi berasal dari pihak profesional yang beritanya terkonfirmasi validitasnya. Tokoh yang di sajikan terkesan lebih natural seolah benar-benar suara dari masyarakat yang terrangkum dalam sebuah berita legal.

Cara ini selain memberi peluang kerja para penggiat website blog , juga turut mengasah kemampuan dan kecerdasan para penulis pemula untuk menjadi penulis profesional. Akun media sosial yang digunakan tentu akun profesional dan premium yang isi statusnya bukan dukungan dan pujian murahan.

Bahwa politik praktis adalah jalan untuk mencapai kekuasaan dengan jalan yang lebih pendek dan sederhana. Meskipun harus disadari etika dalam politik praktis cenderung memiliki identitas jalan politik yang buruk. Tetapi fenomena politik dalam negara demokrasi adalah politik dengan perjuangan pendek untuk jangka pendek. Lahirnya media sosial menjadi pemicu lahirnya politikus prematur dalam politik praktis. Seseorang yang asing bisa di desain dan muncul tiba –tiba sebagai tokoh yang cerdas, berkarakter dan pahlawan masa depan. Ini adalah dilema. Tetapi kita terlanjur sepakat dengan keadaan ini dan bagaimana kita mampu keluar sebagai pemenang dengan cara yang baik, etika yang baik dengan biaya yang sangat efisien dalam berpolitik.




Pertumbuhan ekonomi , sosial dan politik dunia ternyata tidak bisa lepas begitu saja dari merek –merek besar tertentu yang ikut mempengaruhinya. Meskipun tidak secara langsung merek – merek tersebut mendedikasikan sebagai bagian nyata dalam sosial dan perpolitakan, tetapi fakta membuktikan bahwa pergolakan maupun perdamaian dunia hingga tumbuh dan runtuhnya negara di suatu kawasan tertentu  mendapat pengaruh kuat dari merek – merek besar tersebut.sebenarnya bukan merek tersebut yang mempengaruhi. Tetapi fungsi dari benda tersebut yang mempengaruhi. Sementara merek sebagai identitas yang melekat  telah menjelma mewakili produk tersebut. Merek – merek besar tersebut mewakili fungsi produk yang membuat tingkat kecepatan kerja, sistem kerja dan keakuratan kerja yang tinggi. Sehingga sangat logika jika ada statmen  yang mengatakan “siapa yang menguasai teknologi dia yang menguasai dunia”. Ketika pada masanya sangat jelas ada beberapa  negara di dunia yang menguasai teknologi persenjataan. Maka mereka telah menjelma sebagai penguasa perang yang secara nyata dan tentu menjadikan tentara sebagai alat untuk menguasai dunia. Melakukan invansi ke negara –negara kecil dan menakhlukannya.  Beberapa negara menguasai teknologi industri – industri kendaraan moderen. Dampaknya adalah membangun pasar lintas batas dan menjadikan negara yang tidak memiliki teknologi pembuatan kendaraan sebagai pasar mereka. Memasarkan produk mereka dengan harga yang fantastis sehingga secara cepat negara tersebut tumbuh dengan tingkat perekonomian yang luar biasa. Sementara negara tertentu lebih fenomenal. Mereka menguasai teknologi perangkat komputer. Ketika perang tidak lagi menjadi pilihan hampir seluruh negara dan manusia yang ada di dalamnya karena hanya memberi dampak kerusakan dan kepedihan, dan negara – negara yang menguasai teknologi persenjataan nyaris kehilangan pasar mereka. Dan ada dugaan bahwa terorisme di berbagai belahan dunia adalah konspirasi para negara – negara penguasa sistem persenjataan untuk menciptakan kelangsungan pasar penjualan produk mereka. Tujuan utamanya adalah bagaimana menguasai perekonomian untuk melangsungkan kedaulatan suatu negara. Di era moderen ternyata yang mampu terus dipertahankan sejak ditemukan adalah teknologi perangkat komputer. Dengan internet maka perang nyata tidak terjadi dan pembunuhan terhadap manusia bisa dihindarkan. Tetapi pada dasarnya sama, bahwa perang teknologi tujuannya sama yakni, untuk mempertahankan kedaulatan ekonomi, sosial dan politik setiap negara.

Beberapa merek besar di dunia yang ikut mempengaruhi sistem perekonomian, sosial dan politik dunia antara lain
1.Microsoft
Microsoft sebagai sebuah merek produk perangkat lunak tidak bisa dibantah pengaruhnya dan sangat kuat pengaruhnya. Sebagai sebuah merek perangkat lunak yang begitu sangat membantu program kerja manusia tentu telah menjadi bagian kebutuhan primer tak terpisahkan di era moderen sekarang dan masa depan yang lebih jauh lagi. Sehingga negara tempat di mana merek untuk sebuah teknologi perangkat lunak ini berdiri memiliki kekuasaan penuh untuk menjadikan negara –negara berkembang sebagai pasar mereka. Hampir di pastiakn seluruh belahan bumi menggunakan produk microsoft. Dalam arti lain bahwa negara yang menjadi pasar mereka harus rela mengeluarkan biaya lebih untuk memperoleh lisensi atau izin resmi menggunakan produk microsoft. Secara ekonomi negara berkembang harus mengeluarkan biaya lebih, secara sosial negara berkembang akan teringgal jika tidak menggunakan produk merek microsof. Kecuali jika mereka memiliki produk sendiri. Tetapi konektivitas dan sistem konfigurasi menjadikan hal ini sangat sulit. Sehingga sangat jelas secara politik memilki tekanan tersendiri apabila negara produsen tidak bersedia memasarkan produk mereka di negara tertentu.
2.Google
Saat ini google sebagai mesin perangkat lunak  untuk mencari hampir segala sumber informasi dunia paling berpengaruh. Google terus mengikuti perkembangan tren produk – produk perangkat lunak dunia. Sehingga google yang awalnya hanya memiliki produk mesin telusur saat ini google hampir memiliki semua yang dimiliki dunia. Google bisnis, google plus, youtube, google drive dan masih banyak lagi produk mereka dan akan terus melahirkan produk – produk baru.
Ketiaka terjadi isu bahwa indonesia akan memblokir google masuk ke indonesia. Maka, meskipun sebagai negara berdaulat kemungkinan ini lebih bisa dibuktikan. Tetapi fakta lain akan memberi dampak luar biasa bagi perekonomian, sosial dan politik bagi indonesia sendiri. Merek “ google” telah menjelma menjadi pribadi hampir seluruh mereka yang mengenal internet. Google bagian tak terpisahkan dari alam bawah sadar semua pengguna internet. Meskipun banyak produk serupa seperti bing, yahoo, uc browser. Fakta menguatkan bahwa merek google lebih mempresentasekan pribadi seseorang. Maka dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh google sangat luar biasa. Sebagian besar oarang sangat tergantung dengan google. Maka google mungkin akan tertawa ketika pemerintah indonesia benar – benar membuktikan untuk memblokir google dari indonesia. Sistem perekonomian digital, sistem sosial digital dan politik akan lumpuh. Ini fakta bahwa google bukan sekedar mesin pencari sebagai alternatif untuk mencari informasi yang relevan dengan cara yang lebih cepat dan efisien. Tetapi google telah menjelma menjadi bagian dari tulang punggung ekonomi,sosial dan politik sebuah negara.
3.Facebook.
Facebook telah menghubungkan milyaran pribadi dalam waktu yang sangat singkat dan lintas batas. Facebook telah menyatukan kembali pribadi yang terpisah. Sebagai jejaring sosial, facebook ternyata berdiri beriringan dengan google.meskipun google memiliki google plus, tetapi facebook masih menjadi yang terbesar untuk layanan jejaring sosial. Dalam arti lain, seseorang yang menggunakan komputer yang dijalankan dengan sistem operasi perangkat lunak microsoft untuk mencari berita di google, kemudian menemukan informasi tentang peluang mendapatkan uang secara mudah sebagai penayang google adsense dan harus membuat blog, membuat beragam artikel penting untuk masuk dalam daftar indek mesin pencari google sekaligus membagikannya ke jejaring sosial facebook. Facebook sebuah fenomena luar biasa dalam mempengaruhi perpolitikan suatu negara. Bahkan facebook jika tidak dikontrol bukan tidak mungkin akan menciptakan kekacauan suatu negara. Tetapi facebook juga telah membuka jalan emas baru sebuah perekonomian digital di era moderen.
4.Grab.
Grab adalah fenomena baru layanan transportasi sistem daring. Grab saat ini bukan sesuatu yang terdengar asing. Mengapa kami memilih grab sebagai merek paling berpengaruh?. Meskipun sedikit memaksa, tidak dapat dipungkiri bahwa banyak layanan sejenis baik lokal maupun internasional. Seperti gojek, nguberjek, uber dan lainnya. Tetapi merek grab ternyata lebih familiar dimasyarakat. Grab saat ini memberi dampak luar biasa bagi sebuah perekonomian, sosial dan nyaris mempengaruhi sistem perpolitikan sebuah negara.
5. Forbes
Forbes adalah sebuah majalah. Keberadaan forbes menjelaskan fakta bahwa mereka yang tercatat namanya maka telah memberi identitas baru sebagai orang berpengaruh. Majalah forbes selalu memberi kesan bahwa seorang bisnisman belum dianggap mempengaruhi dunia sebelum nama mereka tercatat di dalamnya. Sehingga forbes menjadi nyaris satu – satunya rujukan tentang apa, bagaimana dan, siapa mereka. Mereka yang telah terekam dalam forbes memberikan sebuah harapan baru bagi sekelilingnya. Bahwa ekonomi dan kelas sosial mereka dan bahkan politik mereka akan meningkat drastis setelah nama mereka diulas di forbes. Forbes adalah kelas sosial para bisnisman yang piawai dalam membangun karir gemilang mereka. Mereka yang tercatat dalam forbes memberi dampak bagi ekonomi dunia dan perpolitikannya. Mereka akan segera dimasukkan dalam sistem manajemen perekonomian sebuah negara karena dianggap cakap dam mengelola sebuah bisnis. Sehingga diharapkan mereka juga mampu mengelola sistem perekonomian negara tersebut. Dan ini memberi dampak jelas bagi pergaulan sebuah negara di dunia internasional





Islam adalah agama terakhir yang diturunkan di bumi. Islam adalah agama termuda yang memiliki jalan sejarah yang cukup berliku. Kabar tentang akan turunnya agama terakhir dan pembawa ajaran tauhid tersebut bukan hal baru. Karena jika dilihat kembali pada kitab suci agama terdahulu, tentang datangnya islam telah lama diramalkan. Akan tetapi jika kemudian terdapat penolakan dari para pembawa ajaran sebelum islam adalah karena bahwa eksistensi para pemuka agama terdahulu merasa kedudukannya didalam lingkungan sosial mereka menjadi terancam. Ini hanya satu dari sekian banyak alasan. Secara psikologi, para pemuka agama sebelum islam akan menganggap kedatangan agama islam sebagai ancaman terhadap strata sosial yang telah mereka miliki selama ini. Dalam arti lain. Bahwa penolakan mereka bukan berdasar atas keimanan terhadap agama mereka yang sesungguhnya. Salah satu contoh adalah, kabar tentang kenabian rasulullah Muhammad S.A.W. justru berasal dari seorang pendeta nasrani yang memberitakan bahwa seorang anak kecil yang hendak dibawa berdagang tersebut adalah calon seorang nabi. Pendeta nasrani tersebut telah melihat tanda nubuah kenabian pada anak tersebut yang bernama Muhammad bin Abdullah. Dan hal ini juga telah diramalkan dan tertulis dalam kitab – kitab agama selain kitab agama nasrani yakni injil. Dalam hal ini kita tidak sedang memperdebatkan tentang injil palsu atau injil asli. Tetapi lebih menekankan pada kesaksian rohani seorang pendeta atas keimanannya terhadap kitab injil yang telah menjelaskan tentang akan datangnya rasul penutup zaman. Sebagaimana dalam injil dan dalam al-qur’an bahwa nama seorang putra tersebut tercatat sebagai “Ahmad”.

Bagaimana dengan sikap para pemuka agama yahudi ?. mereka tidak akan menerima begitu saja tentang kenabian Rasulullah Muhammad S.A.W. sebagaimana mereka juga menolak tentang kenabian Isa Almasih putra Maryam (Yesus). Jika dilihat dari sudut pandang ilmu psikologi sebenarnya penolakan mereka bukan atas dasar keimanan yang melekat pada hati mereka terhadap janji – janji Allah. Tetapi lebih pada ketakutan mereka terhadap eksistensi mereka dan keturunan mereka. Ini seperti halnya sistem dinasty atau pola kerajaan. Para pemuka agama yahudi merasa dinasty mereka akan musnah jika dinasty baru berkuasa. Ini lebih berdasar atas sikap egoisme yang wajar bagi mereka yang telah memilki legitimasi dalam strata sosial. Dan kecenderungan manusia adalah ketakutan pada kekalahan dan bayang – bayang kehilangan terhadap sesuatu.

Beberapa banyak dari kita masih menganggap ini hanyalah sejarah yang tidak perlu diungkit dengan alasan demi persatuan dan kesatuan serta kedamaian dunia. Tetapi ada hal mendasar yang mempengaruhi psikologi dari setiap mereka yang masih memegang doktrin sejarah tersebut. Sugesti sejarah yang diturunkan secara terus menerus dengan dogma – dogma agama sebagai dasarnya tentu sangat kuat karena ini menyangkut nalar alam bawah sadar semua orang. Sebagimana seorang yang sejak kecil alam bawah sadar mereka kita tanamkan sebuah ideologi secara terus – menerus dengan sugesti bahwa dia harus melakukan sesuatu hal sebagai sebuah kebenaran padahal hal tersebut salah secara nalar dan moral. Ini disebut dengan fanatisme.

Fanatisme adalah keadaan dimana alam bawah sadar telah memegang sebuah kendali psikologi dari doktrin – doktrin yang tertanam kuat tanpa ruang untuk bernegoisasi. Fanatisme ternyata bisa dibentuk melalui sugesti lingkungan yang mempengaruhi. Seorang orator adalah orang yang paling baik dalam membangun psikologi mereka untuk tunduk terhadap doktrin tertentu. Mereka yang paling mampu menjalankan tugas ini adalah mereka yang memiliki strata sosial lebih tinggi terutama dalam hal ekonomi. Sebagai contoh, bahwa sikap orang jawa yang meyakini bahwa raja adalah kebenaran mutlak. Demikian juga halnya tentang doktrin sebuah ajaran agama. Ini sangat mudah mempengaruhi mereka yang hidup dalam ruang sangat terbatas. Dalam lingkungan yang marjinal. Dan dalam kultur budaya yang tidak responsive.

Hal ini berlaku secara umum. Bukan mendikte pada satu agama tertentu. Agama sebagai penyampai ajaran moral dan politik sebagai sarana untuk mencapai tujuan menguasai keadaan sosial tentu saling mempengaruhi. Bagaimana mungkin agama tersebar luas tanpa bersinggungan bahkan dukungan politik. Politik dalam makna yang berbeda menurut pandangan masyarakat awam selama ini yang berarti hanya pada kekuasaan negara semata. Politik adalah cabang ilmu seni bagaimana menguasai dan mengendalikan banyak orang. Politik selalu diwarnai dengan sugesti psikologi masyarakat untuk memperoleh dukungan terhadap doktrin yang ingin ditanamkannya. Demikian pula bagaimana agama itu dapat menyebar luas. Saat ini kita tidak sedang memperdebatkan tentang kekuasaan tuhan untuk menyebarkan agama yang tuhan turunkan. Agama adalah naluriah semua individu.  Bahwa secara logika seseorang yang berada pada puncak ketidak berdayaan akan berusaha mencari jalan keluar bahkan menciptakan ilusi – ilusi alam bawah sadar yang menjadi kekuatan maha dahsyat.

Kembali pada topik awal tentang islam seremoni dan pemurtadan sistemik. Dalam sebuah ilmu politik ada terdapat istilah infiltrasi. Infiltrasi adalah sebuah cara menghancurkan sesuatu kekuatan dengan membangun kekuatan didalam kekuatan tersebut dengan cara melemahkan sistem – sistem kekuatannya. Jika secara politik pemuka agama terdahulu yang merasa eksistensi dinastynya terancam dan benar – benar nyaris musnah. Maka strategi lama yang mereka gunakan dengan cara melakukan orasi – orasi penolakan seperti pada masa – masa awal dinasty (agama) baru tersebut lahir sudah sangat tidak relevan. Sehingga cara infiltrasi sepertinya menjadi sangat ampuh untuk melemahkan kekuatan dinasty baru tersebut.  Dan ini adalah pengulangan sejarah.

Di zaman digital sekarang ini. Teknologi menjadi internet menjadi senjata paling canggih untuk melumpuhkan mereka yang dianggap lawan. Ketika sebagian dari kita masih disibukkan dengan kepungan spiritualisme yang sempit. Masih tersugesti dengan mantra sebagai kekuatan tanpa tindakan fisik sementara yang lain telah siap dengan kepungan teknologi nyata.

Jauh sebelum ini, pembawa agama islam rasulullah S.A.W telah memperhitungan bahwa situasi ini akan terjadi. Secara politik beliau telah menyadari bahwa kekuatan yang beliau bangun akan mungkin dikalahkan. Dalam dunia politik cara penyampaian pesan rahasia dengan istilah “triksandi” menjadi andalan bagaimana agar pesan dapat tersampaikan dengan sangat aman sampai kepada tindakan nyata pada pesan tersebut. Dalam hal ini, setiap kitab suci agama memilki pesan triksandi masing – masing untuk mempejuangkan eksistensinya. Dan dalam hal ini, al-qur’an adalah sebuah kitab dengan pesan triksandi paling fenomenal. Karena hanya pada tingkat kecerdasan tertentu pesan dalam triksandi tersebut dapat disimpulkan tidakan seperti apa yang semestinya dilakukan. Sementara di luar itu, argumentasi panjang tentang maksud pesan triksandi tersebut sangat bias dan terkadang lepas kontrol dan justru jauh dari tujuan pesan tersebut. Isi dalam al-qur’an adalah satu kesatuan utuh yang saling mendukung kuat  dan tidak satu pesan pun yang saling bertentangan. Ketika seseorang menyimpulkan satu pesan kemudian menganggap bahwa pemahamannya final tetapi ternyata faham tersebut bertentangan dengan salah satu pesan dalam kitab tersebut maka dapat dipastikan bahwa fahamnya belum final. Maka hal tersebut belum boleh dijadikan satu dasar untuk melakukan sebuah tindakan konkrit. Harus selaras antara pesan tekstual dan tindakan kontekstual.

Salah satu contoh. Apakah tindakan bom bunuh diri itu sebuah tindakan yang dibenarkan dalam pesan triksandi tersebut. Atas nama jihad dan mati dalam keadaan jihad akan memperoleh hadiah berupa keindahan alam surga ternya bertentangan dengan satu pesan dalam salah satu kesatuan pesan yang harus saling mendukung tersebut. Dalam salah satu pesan yang tertulis justru menyangkal bahwa tindakan bom bunuh diri itu adalah jihad yang akan memperoleh hadiah surga. Disitu di tuliskan tentang “haramnya perbuatan bunuh diri”. Lalu bagaimana mungkin bom bunuh diri dikatakan benar jika perbuatan tersebut justru menentang salah satu perintah dalam pesan tersebut. Tentu bagi mereka yang memiliki tingkat intelektual sangat tinggi sebagai seorang jenius akan menyadari bahwa doktrin yang disampaikan tentang bom bunuh diri sebagai jihad adalah “ Salah”.

Iman yang yang sampai pada tingkat  tertentu adalah iman berdasar pada tingkat intelektual tinggi dan mereka yang beriman dengan itu disebut sebagai orang jenius. Sementara mereka yang beriman karena fanatisme buta adalah mereka yang disebut berintelektual rendah. Jelas dalam pesan tersebut. Surga adalah hadiah yang pantas buat mereka yang memiliki kejeniusan tinggi. Para nabi adalah mereka yang memilki kejeniausan di atas rata – rata manusia biasa. Sehingga pandangannya terhadap masa depan adalah pandangan yang akan segera terbukti. Mereka memilki ketinggian imaginer melebihi para filosof.

Dalam hal ini dapat disimpulkan sementara bahwa para pelaku terorisme yang bertindak dilapangan sebagai eksekutor adalah mereka yang memilki tingkat intelektual rendah, sehingga sangat mudah terdoktrin oleh ilusi – ilusi sederhana tanpa pertimbangan naluri. Sementara di belakang mereka adalah para aktor intelektual yang mungkin saja berasal dari para pelaku infiltrasi. Mereka berasal dari luar dinasty yang berkerja seolah – olah sebagai anggota dinasty (islam). Boleh jadi mereka dari kalangan penganut atheis atau sejenis itu. Dengan kekuasan dan kekayaan yang sangat berlimpah mereka akan sangat mudah membuat sebuah rencana dan mengeksekusi rencana tersebut tanpa menimbulkan tuduhan. Kekuasaan mereka yang besar terhadap media masa termasuk media internet menjadi alat paling ampuh untuk melegalkan cara – cara mereka dalam perang nyata. Salah satu tindakan mereka antara lain dengan mempublikasikan secara terus menerus para da’i – da’i yang lebih komersil dan memboikot para pendakwah yang benar- benar berusaha menyampaikan faham dari pesan triksandi dalam al-qur’an. Sehingga keadaan sosial menjadi sangat kacau. Rakyat yang menjadi anggota dinasty tersebut saling curiga dan saling melemahkan. Mereka yang jujur harus dibungkam dan mereka yang bersedia melakukan negosiasi untuk (tanpa sadar) melemahkan semangat pendukung dinasty terus mereka publikasikan dengan imbalan uang yang berlimpah. Satu golongan dengan golongan lainnya dalam satu dinasty saling meng-kafirkan. Landasan mereka untuk mengkafirkan satu sama lain tidak lagi berdasar atas apa yang tertulis utuh dalam al-qur’an.

Bayangkan fakta yang terjadi saat ini. Ritual keagamaan di media masa hanya bersifat seremonial. Ceramah murahan yang tidak membangun sugesti keimanan ke alam bawah sadar dan hanya bersifat hiburan semata. Sementara di lain pihak ada golongan yang bersikap tergesa – gesa. Lahir para ahli agama yang mereka sebut sebagai “ulama” dengan latar belakang keilmuan yang belum jelas tiba – tiba muncul di media sebagai figur publik dan setuju ikut menyebarkan isu untuk mendiskreditkan golongan lain dengan doktrin “ kafir”.

Faktanya masyarakat sangat kuat dalam hafalan keagamaan tetapi nihil dalam tindakan. Yang paling mengerikan hafalan mereka tidak dilanjutkan tentang bagaimana maksud pesan tersebut disajikan dan ada pesan apa serta kesimpulan apa dalam pesan triksandi tersebut. Akhirnya, secara tidak sadar telah terjadi pemurtadan sistemik dan pemujaan terhadap ritual seremoni.

Kekacauan seperti ini ternyata justru menjadi alat dalam tindakan politik praktis. Sesama umat islam sendiri justru saling munuduh bahwa selain dari sikap dirinya terhadap pemahaman dan cara pengamalan agama disebut “ kafir”. Terlebih terhadap mereka yang di luar agamanya. Sehingga fanatisme yang sebenarnya bertentangan dengan apa yang tertulis dalam pesan tersebut. Pemahaman mereka tentang makna” tiada tuhan selain Allah” justru menjadi alat untuk mengklaim bahwa agama lain salah dan harus diperangi. Padahal makna pesan sebenarnya bukan demikian. “tiada tuhan selain Allah” memiliki makna yang sangat dekat dan luas. Sebagai bentuk bahwa seseorang yang memilki kecerdasan tinggi atau jenius (beriman) berarti memiliki kedaulatan pribadi yang tinggi. Cara sikap dan pandangannya adalah bahwa Allah berdaulat atas dirinya dan melihat bahwa segala apa yang ada disemesta hakikatnya adalah keesaan Allah. Sehingga bagaimana mungkin seseorang akan melakukan tindakan makar terhadap tuhannya seperti membunuh diri sendiri sekaligus membunuh orang lain. Bagaimana mungkin orang jenius (beriman) akan menciptakan ketakutan terhadap lingkungannya (terorisme) padahal seseorang tersebut sadar bahwa tindakan tersebut adalah sebuah tindakan makar terhadap tuhan dalam satu kesatuan makna “tiada tuhan selain Allah”.

Bahwa islam seremoni adalah sebentuk tindakan pemurtadan secara sistematik. Menjauhkan dari kejeniusan ( iman). Bahwa inti dari ibadah adalah penyataan sikap secara secara sadar “tiada tuhan selain Allah” secara menyeluruh sebagai bentuk tindakan konkrit dari pesan yang tertulis dalam al-qur’an. Bahwa ibadah bukan sekedar nyanyian dan mantra – mantra yang menghipnotis dengan ilusi – ilusi kosong. Ibadah adalah tindakan nyata untuk menyadari bahwa tuhan berdaulat penuh atas dirinya sehingga dirinya tidak berhak sedikitpun atas tindakan apapun yang menentang kedaulatan Allah. Membunuh diri sendiri, melakukan terorisme, mengkafirkan orang lain bahkan untuk membunuh seekor binatang sekalipun terdapat adab – adab yang diwajibkan. Karena kita yakin bahwa Allah berdaulat atas binatang tersebut.

Bagaimana mungkin seseorang yang kita anggap berpengetahuan tinggi (beriman) memerintahkan kita untuk membunuh orang lain dengan doktrin jihad untuk memperoleh surga sedangkan kita dengan segala kecerdasan yang kita miliki meyakini bahwa hal itu adalah tindakan makar terhadap kedaulatan Allah. Bukankan surga itu salah satu hak kekayaan dari kedaulatan Allah. Kemudian kita berimajinasi memasukinya setelah melakukan tindakan makar terhadap Allah.

Saat ini sudah saatnya untuk kembali membangun kecerdasan umat islam dan umat – umat lain dalam memaknai tentang keimanan ( jenius). Bahwa agama bukanlah sebuah warisan budaya dan adat istiadat. Agama adalah kesadaran semangat pada penghambaan terhadap moralitas. Penghargaan terhadap nilai – nilai humaniter. Agama lahir dari kecerdasan intelektual untuk membuat keputusan yang bijaksana berdasar pesan – pesan tekstual yang berbentuk pesan triksandi yang hanya dapat difahami dengan menggunakan kecerdasan tingkat tinggi. Al-qur’an adalah kitab dengan pesan triksandi paling tinggi nilai linguistik dan fahamnya. Budiono




Artikel ini bukan sedang berbicara tentang hukum suatu alat transaksi berdasar sudut pandang agama tertentu dan sengaja mendiskreditkan wilayah suatu Negara dengan mayoritas komunitas agama tertentu. Kami hanya berbicara berdasarkan opini namun memiliki beberapa landasan fakta sebagai rujukan.

Kemajuan pesat teknologi informasi telah memudahkan segala aktifitas manusia. Efisiensi waktu,tenaga dan sumber daya lainnya adalah hal yang paling penting. System atau mekanisme pasar yang terus berkembang pesat menuntut sebuah perubahan bagi peradaban yang stagnan. Sehingga berbagai dinamika yang terjadi secara cepat dan terus-menerus harus membutuhkan jalan keluar.

Sedikit merujuk kepada mitologi yang menjadi sejarah. Bahwa telepati yang telah bertransformasi menjadi wujud sebuah objek riil  berkembang menjadi telepon dan telegrap  tidak kehilangan eksistensinya. Terbukti bahwa aktifitas telepati yang berubah menjadi telepon dan sejak beberapa dekade terakhir, aktifitas telepati telah banyak ditinggalkan dan didiskriminasi sebagai mitologi kuno dan bersifattidak  eksakta justru hidup kembali di luar kesadaran penggunanya. Karena telepati telah bertransformasi dalam bentuk yang mengikat keduanya yakni jaringan internet berupa dunia tak kasat mata. Seseorang dapat hadir secara virtual di dalam satu kisaran waktu seolah-olah melewati ruang batas dan waktu.

Kembali kebagian dari pokok masalah artikel ini, pasar sebagai transaksi tukar menukar kebutuhan manusia pun terus berkembang dengan sangat pesat. Dalam aktifitas pasar yang disebut aktifitas bisnis di setiap zaman selalu menemukan hal-hal yang awalnya sulit diterima secara umum. Pertukaran barang dan jasa dengan system barter bukan hal baru. Kemunculan mata uang berupa emas dan perak sebagai jaminan suatu transaksi perlahan mulai ditinggalkan. mengapa ?, alasannya adalah emas dan perak sulit didapatkan, sehingga transaksi dengan benda tersebut sangat terbatas. Era baru memunculkan kesepakatan baru dalam aktifitas pasar dan bisnis. Menerapkan system mata unag sebagai jaminan nilai barang dan jasa menjadi jalan keluar yang tepat hingga saat ini. Tetapi awal lahirnya mata uang juga tidak serta merta diterima masyarakat. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap mata uang jenis baru ini masih rendah. Sehingga system barter tetap masih mendominasi pasar masa itu. Beberapa peraturan bersama dalam kelompok masyarakat suatu Negara melalui badan regulasi yang menangani system transaksi di pasar member penguatan jaminan terhadap sebuah benda yang mewakili benda sebenarnya berupa barang maupun jasa.

Kemudian sejak lahirnya internet sebagai perwujudan sempurna telepon dan telepati , pasar bisnis dalam aktifitas transaksi melahirkan kesepakat baru dimasyarakat yankni mata uang virtual seperti bitcoin. Hal ini telah jauh diramalkan sebelumnya. Sejak internet bukan lagi menjadi barang mahal hampir semua orang sepakat bahwa cara orang bertransaksi secara elektronik adalah jalan keluar yang paling baik. Nominal penjamin suatu barang dan jasa tidak lagi diwakili sepenuhnya dengan benda berupa mata uang kertas dan logam. Kemanan tentu menjadi hal yang paling diperhitungkan. Dengan uang virtual yang awalnya masih berupa data rekam yang ada dalam sebuah microchip atau barcode dalam sebuah plastic bernama card money (ATM) kini menjadi jauh lebih praktis. Seseorang hanya perlu membawa sebuah handphone dengan aplikasi yang terus terhubung dengan jaringan internet dapat memanajement aktifitasnya dalam satu genggaman, bahkan handphone hampir ditasbihkan sebagai kantor sekaligus pasar dalam satu microchip. Apakah kemunculannya tidak melahirkan masalah baru,jawabnya ya!. Karena setiap regulasi yang mengatur ketertiban aktifitas publik selalu melangkah dibelakang peristiwa. Kecepatan badan regulasi untuk menangkap sinyal masa depan selalu terlambat. Sesuatu telah terjadi di pasar dan setelah timbul polemik baru sebuah regulasi diterbitkan. Para ahli dan orang-orang yang bertindak atas nama regulator dan pengamatnya selalu berbicara tentang fakta hukum dan konsekwensinya. Sementara dilain pihak dinamika yang terjadi terus berjalan berkejaran dengan waktu secara otomatis .

Kembali ke pokok masalah artikel ini. Bitcoin yang muncul sebagai fenomena pasar memberi dampak kemudahan transaksi dan investasi secara online dan menjawab semua kebutuhan bisnis online. Kelahirannya telah lama diramalkan dan ditunggu tetapi di lain pihak kelahirannya juga dikecam dan dipersoalkan. Hal ini hampir sama dengan lahirnya seorang nabi dalam kitab suci. Padahal seharusnya para regulator telah mengantisipasi dan membuat penyambutan yang ideal . ternya kepentingan yang berbeda-beda menjadi sumber masalah utamanya.

Seorang pengamat dalam sebuah wawancara di televisi swasta nasional di Indonesia ketika ditanya tentang bitcoin secara fakta hukum menjelaskan bahwa bitcoin sebagai alat transaksi termasuk illegal. Rujukan hukumnya adalah undang-undang bank Indonesia (BI). Sementara fakta yang terjadi bitcoin telah tumbuh dan berkembang serta dipercaya sebagai alat transaksi. Bahkan berbagai penyedia layanan bitcoin serta alat-alat transaksinya telah tersedia dengan system komputerisasi yang sangat modern. Sebagai contoh di Bali, menurut data yang dilansir televisi swasta nasional tersebut bahwa secara luas bitcoin telah menjadi alat transaksi yang paling ideal. Beberapa pusat perbelanjaan telah menerima bitcoin sebagi alat transaksi. Bahkan yang paling menakjubkan di Bali jual beli resort dengan nilai transaksi jutaan rupiah dilakukan dengan bitcoin. Lalu mengapa bitcoin masih menjadi barang haram di Indonesia .haram di sini merujuk pada legalitas secara fakta hukum sebuah Negara.

Meskipun beberapa Negara belum mengakui bitcoin sebagai alat transaksi yang sah ,tetapi fakta dipasar bitcoin telah berlaku secara mandiri di masyarakatnya  .China misalnya, meskipun belum sepenuhnya mengakui bitcoin sebagai mata uang setidaknya cukup memberi celah untuk menjadikan bitcoin dilegalkan secara utuh. Indonesia seharusnya meniru jerman yang dapat menerima bitcoin sebagai alat transaksi yang sah secara hukum . ini sangat penting ketika MEA benar-benar telah terwujud secara menyeluruh, trend bisnis online menuntut kepraktisan transaksi lintas batas. Jika alasan pemerintah Indonesia adalah  tentang kemanan transaksi elektronik yang rawan penyalah gunaan atau pembajakan, alasan tersebut adalah sebuah ketakutan yang memiliki dasar yang lemah. Jika regulasinya dapat mengontrol dan member jaminan yang kuat tentu Indonesia akan menjadi pasar dengan system multi transaksi yang akan menjadi rujukan dunia dimasa depan. Pembajakan elektronik adalah dinamika bukan fenomena. Bukankah mata uang berupa emas dan perak maupun uang kertas juga rawan pembajakan,perampokan perampasan secara paksa. Alasan lain adalah kekhawatiran tentang bitcoin akan dijadikan sebagai celah money loundring itu juga alasan yang lemah. Jika sistemnya benar-benar kuat dan badan otoritasnya tetap mengawasi secara ketat setidaknya celah kejahatannya akan lebih kecil.

Sangat disayangkan fenomena transaksi dengan uang virtual berupa bitcoin yang sangat praktis masih dalam kategori haram di Indonesia . sebenarnya mereka yang mempersoalkan adalah para aktifis yang secara sepihak bertindak untuk melindungi kelemahan kreatifitas berfikirnya. Mereka tidak siap dengan perubahan karena telah cukup lama menikmati kemapanan yang stagnan. Kasus ini tidak jauh beda dengan fenomena ojek online. Mereka yang merasa menadapat kompetitor baru sementara secara kelompok bisnis mereka sendiri belum siap untuk ikut dalam perubahan yang sangat dinamis membuat berbagai alasan yang sangat tidak berharga.siapa yang paling diuntungkan ketika seorang kepala Negara ikut berbicara tentang fenomena ojek online, yaitu para penayang trending topic untuk melancarkan aktifitas bisnisnya. Atau setidaknya ini adalah framing politik jangka pendek.

Hal yang paling dikhawatirkan adalah tidakan para otoritas pemerintah seperti ketika pemblokiran situs-situs broker online dilakukan, jika ini terjadi terhadap situs-situs penyedia layanan bitcoin.tetapi yang membuat pelaku bisnis optimis adalah teknologi seratus langkah lebih maju dibanding para regulator.







Di bisnis era digital yang memiliki kecepatan akses super cepat memberi fakta baru bahwa bisnis tingkat efisiensi tinggi telah terjadi. Jutaan masyarakat ekonomi dunia menjadi saling terkoneksi dengan cepat dan akurat satu sama lain. Hal ini juga menjadi pemicu pertumbuhan pengusaha muda baru khususnya di bidang digital. Hanya dengan biaya yang sangat kecil seseorang menyewa domain dan hosting di sebuah situs perusahaan penyedia layanan sewa hosting seperti www.masterweb.com, maka seseorang telah memiliki sebuah media bisnis. Website tersebut menjadi kantor sekaligus ruang industri dan pemasarannya. Hanya butuh ketelitian , kesabaran untuk melihat peluang pasar, mereka telah mampu menciptakan lapangan kerja kecil setidaknya untuk satu tenaga kerja atau mungkin grup kecil yang hanya memperkejakan kurang dari 10 orang secara part time. Tidak harus menyewa gedung dengan fasilitas mewah dan moderen.

Dibeberapa daerah di indonesia, khususnya kota besar yang lebih dominan maju pola pikir masyarakatnya justru lebih memilih jalur bisnis personal digital dari pada memilih berkerja sebagai karyawan swasta, BUMN atau pegawai negeri sipil (PNS). Jika beberapa waktu yang lalu menjadi pegawai negeri sipil masih menjadi prioritas hampir semua pencari kerja karena dianggap sebagai pekerjaan bergengsi dan berada pada titik aman dari sisi penghasilan, maka tren belakangan justru mulai berubah. Beberapa orang mulai menyangkal bahwa PNS adalah pekerjaan yang aman. Terbukti ketika negara yunani mengalami kebangkrutan ekonomi yang berdampak pada pemberhentian masal sejumlah pegawai dan tentaranya menunjukan bahwa negara bisa mengalami kebangkrutan. Bagaimana dengan Indonesia ?. kemungkinan itu bisa saja terjadi meskipun beberapa slogan menyatakan tidak akan terjadi. Sistem demokrasi negara ini cenderung memungkinkan. Sebab demokrasi berbiaya tinggi cenderung korup sehingga beban anggaran negara makin besar. Padahal negara harus membayar upah PNS dan militer yang nyata-nyata tidak menghasilkan produk riil. Upah mereka terus naik sementara disisi lain beban pajak rakyat semakin tinggi memungkinkan negara menjadi chaos.

Mereka yang melihat ceruk bisnis berbiaya rendah di era digital lebih melihat ini adalah bisnis masa kini dan masa depan yang menjadi kategori profesi paling aman dibanding menjadi pegawai negeri sipil. Tetapi di beberapa daerah yang baru berkembang menjadi pegawai negeri sipil maupun militer masih dianggap sebagai strata profesi tingkat tinggi. Dan di kota metropolitan seperti jaarta, medan ,surabaya dan kota-kota besar lainnya sosiologi ekonomi masyarakat mudanya telah menepis persepsi tersebut. Mereka lebih memilih berbisnis dengan peluang penghasilan tinggi dengan resiko rendah daripada penghasilan yang dianggap aman tetapi dengan tekanan psikologi yang berat.

Bisnis interkoneksi di era digital terus tumbuh dan melahirkan dan menghidupkan bisnis baru. Ketika jari jemari kita menekan tombol komputer untuk menuliskan beragam informasi, dalam hitungan sangat cepat informasi yang kita distribusikan akan menyebar ke seluruh dunia. Dunia akan merespon informasi dan kemungkinan akan memberikan umpan balik informasi yang terkait untuk informasi yang sama  kembali di kirimkan hanya dalam hitungan seperdetik. Hanya dengan website seorang yang tidak lulus perguruan tinggi bisa menjadi mitra bisnis sukses perusahaan kelas dunia. Seperti menjadi mitra penayang iklan milik yahoo.com, amazon.com, accesstrade.co.id dan google.com dengan program google adsense. Tidak ada proses suap-menyuap layaknya menjadi menjadi pegawai pemerintah untuk turut mengambil keuntungan nyata dari perusahaan internasional tersebut.

Karena bisnis di era digital memiliki tingkat aksesbilitas yang tinggi, maka apa yang kita distribusikan denga tidak hati-hati justru akan menjadi kerugian besar bagi pendistribusi. Hal yang sering terjadi adalah penjiplakan karya tulis untuk didistribusikan kembali dengan tujuan monetisasi konten. Maka dari itu, setiap ide yang kita distribusikan ke publik harus memiliki perlindungan hukum yang jelas jika memang potensi kekayaan ada didalamnya.

Ketika seseorang memberikan informasi produknya kepada publik. Kemungkinan besar seseorang dari belahan dunia lain mengambil keuntungan lain dengan menjiplak dan mengklaim bahwa produk tersebut adalah miliknya. Otorisasi tersebut tentu akan menjadi sumber pendapatan dan bernilai ekonomi tinggi dimasa depan. Sementara yang pencetus ide hanya akan menjadi pasar bagi pemilik otoritas produk atau merek tersebut.

Maka sudah menjadi keharusan jika bisnis yang kita miliki harus segera di otorisasi secara legal dengan mendaftarkan secara resmi di lembaga-lembaga yang resmi mengeluarkan hak otoritas. Seperti misalnya DJHKI. Prosesnya pun sangat mudah. Di indonesia untuk tiap-tiap propinsi terdapat kantor wilayah kementrian hukum dan ham (Kanwil Depkemenkumham) sebagai lembaga negara yang memiliki otoritas dibidang ini. Persyaratan yang cukup mudah, mengisi formulir seperti di bawah ini,

Text Box: Hal 1/2FORMULIR PERMOHONAN PENDAFTARAN MEREK
Tanggal pengajuan:
Tanggal Penerimaan:
No. Referensi Pemohon:*
*jika ada
Nomor Permohonan:

Identitas Pemohon
Nama           

        Beri tanda (x) jika pemohon lebih dari satu pihak dan lampirkan dalam lembar terpisah.
       Beri tanda (x) jika pemohon adalah UMKM.
       Perorangan
      Badan Hukum
Kewarganegaraan:
Negara Pendirian:
Alamat                


Kabupaten/Kota

Kode Pos

Propinsi

Negara

Tel/Fax

Email







Alamat Surat Menyurat (jika berbeda dengan alamat pada bagian identitas pemohon)
Alamat                


Kabupaten/Kota

Kode Pos

Propinsi

Negara


Identitas Kuasa
Nama Kuasa     

No. Konsultan

Nama Kantor

Alamat                


Tel/Fax

Email


Klaim Prioritas
No.
Tanggal Prioritas
Negara/Kantor Merek
Nomor Prioritas




         Beri tanda (x) jika lebih dari satu klaim prioritas dan lampirkan dalam lembar terpisah.

Tipe Merek
      Merek kata
      Merek lukisan/logo
      Merek kata + lukisan/logo
      Merek tiga dimensi
      Merek suara
      Merek hologram
        Beri tanda (x) jika merupakan merek kolektif



Merek
Terjemahan jika merek menggunakan istilah asing:



Beri tanda (x) jika kata dalam merek tidak memiliki arti dan tidak bisa diterjemahkan
Label Merek
Text Box:        Transliterasi/pengucapan jika merek menggunakan karakter huruf non-latin:



Unsur warna dalam merek:




Text Box: Hal 2/2       Beri tanda (x) jika label merek tiga dimensi atau merek hologram lebih dari satu gambar dan lampirkan dalam lembar terpisah.
Nama dan/atau Deskripsi Merek**
Nama merek:
Deskripsi merek:


** Deskripsi merek wajib diisi hanya untuk merek tiga dimensi, merek suara, atau merek hologram.

Kelas
Jenis Barang dan/atau Jasa








Beri tanda (x)  jika kelas dan jenis barang atau jasa melebihi tempat yang disediakan dan lampirkan dalam lembar terpisah.
Tanda Tangan


(Nama)
Tempat dan Tanggal Tanda Tangan:

[Diisi oleh petugas]

Lampiran

3 (tiga) lembar label merek

Bukti pembayaran biaya

Surat kuasa

Surat pernyataan kepemilikan merek

Bukti prioritas dan terjemahannya

Salinan ketentuan penggunaan merek kolektif

                                                                                                               











SURAT PERNYATAAN PERMOHONAN PENDAFTARAN MEREK


                                           
            Merek:   


Label Merek
 
 





            















          Yang diajukan untuk permohonan pendaftaran merek oleh:

          Nama Pemohon            :
          Alamat                :


         Dengan ini menyatakan bahwa merek tersebut merupakan milik pemohon dan tidak meniru merek
         milik pihak lain.


                                                                      Jakarta,

  

                                                                                                           
                                                                                   (Nama pemohon/kuasa pemohon)

LAMPIRAN FORMULIR PERMOHONAN PENDAFTARAN MEREK
Text Box: 2.Text Box: 3.


dst.
Text Box: 1.Text Box: 1. Contoh penulisan identitas pemohon jika pemohon lebih dari satu pihak.
Identitas Pemohon
No 
1. 
2. 
3. 
dst. 

2. Contoh penulisan klaim prioritas jika lebih dari satu klaim prioritas.
Klaim Prioritas
No. Tanggal Prioritas Negara/Kantor Merek Nomor Prioritas
1.   
2.   
3.   
dst.   

3. Contoh tampilan label merek tiga dimensi atau merek hologram jika lebih dari satu gambar.









4. Contoh penulisan jika kelas dan jenis barang atau jasa melebihi tempat yang disediakan.
Kelas Jenis Barang dan/atau Jasa
 




 

dst.
 dst.

Halaman / Total Halaman:  ..... / .....









































Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} OUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#http://facebook.com/eka susiani} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.coom} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by Leontura. Powered by Blogger.