Articles by "Tourism"

Showing posts with label Tourism. Show all posts



Terlupakankah atau sengaja untuk dilupakan, tidak terlihatlah atau sengaja untuk tidak dilihat, tidak terkhabarkankah atau sengaja untuk tidak dikhabarkan. Meskupin mawar tak pernah mewartakan wanginya, setidaknya seorang putri mengilustrasikan kepada para pangeran.bahwa dia ada, di bawah lindungan langit yang sama”.
Dari hal kecil kita melihat indonesia dimasa depan, bahwa sengaja atau tidak dengan mengabaikan hal-hal kecil sama dengan mengubur indonesia secara perlahan.
Lima atau delapan tahun yang lalu salah satu kecamatan di kabupaten kepahiang , kecamatan tebat karai ayang antara lain terdiri dari desa penanjung panjang, penanjung panjang atas, peraduan binjai, taba air pauh dan lainnya. Wilayah yang berbatasan langsung dengan kecamatan kabawetan, bermani ilir untuk dibagian sebelah timurnya sempat terkabar bahwa salah satu puncak bukitnya menjadi kawasan hutan wisata. Pemerintah kepala daerah saat itu membuat akses yang menghubungkan antar desa dengan melintasi bukit tersebut.  Tujuannya adalah untuk pengembangan kawasan ekowisata disamping kawasan ekowisata yang memang telah ada sebelumnya, puncak kebun teh kabawetan. Agar rancangan kawasan ekowisata dan agrowisata dapat menjadi sokoguru  perekonomian daerah secara merata, maka pemerintah daerah terus-menerus membuat event-event lokal penting seperti touring dan lainnya. Tujuan yang sama juga untuk mengangkat potensi ekonomi yang terpendam di hijau permainnya kepahiang. Tentang kebun kopi rakyat, tentang budaya dan adat-istiadat untuk dimunculkan kepermukaan sebagai hak kekayaan daerah. Anggaran yang cukup besar terus dikucurkan dan perlu disyukuri bahwa program itu tidak sia-sia.
Tetapi belakang hari hal ini seperti tinggal dalam diary dan kenang-kenangan yang terpendam. Sejak program ekowisata dan agrowisata hanya tertumpu pada satu wilayah kecil, menjadikan wilayah lain seolah terabaikan. Kisah offroad dan touring para raider tinggal sejarah yang mungkin akan mereka baca kembali setelah pulang ke tanah jawa.
Salah satu wilayah ekowisata tersebut berada tepat dipertemuan tiga desa antara penanjung panjang, peraduan binjau dan taba air pauh dan satu desa lainnya yang berada di kecamatan bermani ilir yakni desa bukit menyan.  Kawasan perbukitan yang hampir seratus persen wilayahnya adalah perkebunan kopi robusta rakyat ini, selalu menyuguhkan pemandangan yang membuat siapa saja berdecak kagum. Udara yang sejuk dan sejauh mata memandang adalah lekukan-lekukan bukit seperti sebuah lukisan mahakarya tinggi dari negeri dongeng. Ketika sore hari menatap sunset, sekaligus menyaksikan keanggunan puncak gunung dempo yang berada di propinsi sumatera selatan dalam sekali hamparan. Setelah gerimis biasanya kabut akan turun menyelimuti lembah-lembahnya, dan atmosfer menjadi bening adalah kesempatan untuk melihat garis laut samudera hindia (indonesia) dari puncak bukit penanjung. Suasana sore yang dingin ternyata adalah pasangan yang serasi jika disandinngkan dengan suguhan kopi hitam tradisional robusta. Oksigen yang masih bersih adalah alasan mengapa mereka memiliki hak untuk datang dari kota yang penuh hiruk pikuk ke puncak bukit penanjung. Melepas lelah dan menemukan inspirasi dunia baru. Keramahan masyarakat lokal yang paham bagaimana memuji dan meninggikan tamunya adalah alasan lain, mengapa dunia wajib melihatnya.
Disini siapa saja dapat menikmati sajian kopi lokal yang telah diolah secara moderen oleh masyarakat desa penanjung panjang. Merek lokal masyarakat disini juga telah mengisi gerai-gerai swalayan moderen dan mall di ibukota.
Banyak hal memang yang harus dibangun disini, akses transportasi yang belum sempat terselesaikan sebelumnaya akibat peralihan kepala daerah menjadi penyebabnya. Tetapi bukan tidak mungkin, sebab sangat belum terlambat untuk kembali membangun mimpi-mimpi tentang bagaimana puncak bukit penanjung terwujud sebagai kawasan wisata. Para wisatawan mungkin bersedia menginap di pondok-pondok perkebunan masyarakat sekaligus untuk menikmati keramahan dan kesederhanaan alam. Menikmati masakan khas masyarakat dengan khidmad untuk turut merasakan bahwa kembali ketradisi alam adalah cara lain untuk kembali kepada tuhan. NQSA, http://www.asia.co.id










Salah satu tujuan destinasi wisata yang juga cukup sangat layak menjadi tujuan liburan salah satunya adalah Bengkulu. Bengkulu sebagai salah satu propinsi di sumatera memiliki banyak eksotisme wisata yang sangat mengagumkan. Beberapa hal yang memiliki nilai sejarah adalah rumah ibu negara republik indonesia pertama ny.Fatmawati dan beberapa tempat bersejarah penting lainnya yang menyangkut tentang perjalanan republik ini sebelum indonesia resmi berdiri sebagai sebuah negara merdeka. Proklamator republik ini telah mengukir banyak sejarah penting di tanah bengkulu.
Hal lainnya adalah tentang sejarah dan bukti sejarah pemerintahan inggris yang memiliki kaitan erat dengan negara yang pernah dipimpin oleh putra minangkabau yakni singapura. Belum lagi tentang destinasi wisata yang erat dengan mitologi daerah seperti sejarah gunung bungkuk dan sebagainya. Tempat wisata lainnya adalah puncak yang berada di kabupaten kepahiang hingga rejang lebong. Daerah pengahsil kopi terbaik di bengkulu yang kualitas kopinya terkenal hingga ke berbagai pelosok nusantara dan dunia ini.
Bebagai merek kopi dari daerah bengkulu yang memiliki cita rasa yang khas antara lain. Konakito,kopi kito,kopi seribu satu,kopi cap jempol ,kopi sendok mas dan masih banyak lagi. Seperti dari kepahiang misalnya, saat ini sudah mulai merambah ke berbagai daerah dengan merek “Kopi Redjang”.
Kopi Redjang sendiri saat ini satu-satunya produk kopi yang dari desa penanjung panjang atas kecamatan tebat karai kabupaten kepahiang yang benar-benar membawa identitas daerah asalnya. Dengan tagline “cita rasa khas eksotisme dataran tinggi tanah suku rejang”, kopi redjang hadir dengan berbagai varian rasa yang tetap berkomitmen untuk tetap menggunakan produk petani lokal kepahiang.
Dengan tidak bermaksud mendiskreditkan suku-suku lain yang juga besar populasinya di wilayah kepahiang, kopi redjang sendiri yang notabene dibangun oleh Budiono, putra sumatera utara kelahiran 03 Mei 1983 berlatar belakang suku jawa ini sangat ingin mengangkat lebih tinggi lagi suku asli.
Kopi redjang yang diproduksi oleh CV.NAQSA GOLDEN EXOSITE mampu menghadirkan dan meyakinkan bahwa produksi mereka layak tampil sebagai produk unggulan daerah kab.kepahiang propinsi bengkulu. Dengan begitu cepat perusahaan mereka mengikuti tren pasar dengan mendirikan situs resmi www.asia.co.id sebagai online shop dan marketplace perusahaan.
Sebagai putra seorang petani yang saat ini sedang mempersiapkan diri untuk tugas akhir kuliah di fakultas pertanian program studi teknologi pangan universitas dehasen (DEHASEN) Bengkulu ini terus berinovasi untuk mencari terobosan varian rasa dan tampilan terbaik kopi Redjang baik dari sisi kemasan dan teknik pemasaran ini yakin bahwa kopi redjang bukan sekedar sebagai perusahaan yang profit orientied, tetapi juga social orientied.
“Kopi Redjang” Hadir bukan sekedar melengkapi, tapi menyempurnakan yang sudah tradisi.
Selain hanya sebagai destinasi keindahan alam , bengkulu juga menyajikan destinasi kuliner.cukup mudah memperoleh produk kopi redjang. Selain telah tersedia di mall maupun pusat oleh-oleh bengkulu, juga dapat langsung dipesan lewat online shop resmi perusahaan.






Kembali berbicara tentang kopi adalah berbicara tentang persepsi dari sudut pandang bisnis dan aspek-aspek yang membentuk lajur tren spesifik tentang sebuah produk kopi. Bahwa secara garis besar berbisnis tentang kopi adalah menentukan rencana dasar apakah bisnis akan dibangun berdasar tren yang sudah berkembang,melawan arus atau menciptakan tren sendiri.apakah semata-mata menjadi pedagang kopi dengan menentukan target profit berdasar hitungan matematika atau sebagai bisnis tren yang memotivasi dengan target tidak hanya sekedar pada nilai profit, tetapi lebih dari pada itu yaitu menjual citra.
Hasil survey yang dilakukan juga memiliki metode yang berbeda dan target waktu untuk mengambil keputusan serta biaya yang harus dikorbankan juga berbeda. Membangun citra tentang sebuah produk yang memiliki target premium tentu rentang waktu, uji coba produk,dan hal-hal lainnya jauh lebih sulit karena tidak sekedar meletakkan pada akurasi hitungan data. Berbagai kemungkinan terjadi dan tantangan marketnya juga berbeda. Saat kopi luwak kemudian menjadi tren sehingga variasi harga penawaran yang sangat fantastis yang tidak lagi dihitung menggunakan rumus umum seperti harga pokok produksi untuk mementukan harga pokok penjualan bukanlah lahir secara serta merta. Berbagai riset dan menentukan spesifikasi khas dari rasa tersebut serta membangun citra kopi luwak juga membutuhkan waktu yang sangat panjang dan berliku, dari persepsi ini adalah produsen bukan sekedar menjadi pedagang kopi, tetapi sebagai pedagang kopi berdasarkan citra atau tren.
Kopi redjang juga melakukan berbagai survey kepada para penikmat kopi dari mulai kalangan masyarakat bawah. Beragam persepsi tentang kopi akan terlihat, mereka yang mengkonsumsi kopi tetapi tidak mengenal kopi secara utuh mereka adalah target pasar dari para pedagang kopi yang terlibat di pasar perekonomian. Penilaian mereka tentang rasa sebuah kopi tidak benar-benar muncul dari kualitas rasa kopi tetapi dari alam bawah sadar yang disuntik tentang merek tertentu secara terus-menerus. Sehingga sangat wajar jika para pengkonsumsi kopi belum tentu seorang penikmat kopi bahkan pecinta kopi. Persepsi umum tentang kopi hitam adalah setiap bubuk yang berwarna hitam dan beraroma kopi adalah kopi. Meskipun persepsi tersebut tidak sepenuhnya salah. Pada tingkat kelompok ini, mereka adalah pengkonsumsi kopi. Mereka tidak peduli seperti apa bahan baku kopi tersebut, apa manfaatnya dan apakah ini memberi gambaran tentang gaya hidup seseorang. Meskipun pujian enak atau tidak itu adalah hal yang relative. Tetapi relative juga memiliki batas kelas dan tingkat spesifikasi.
Kemudian adalah mereka yang masuk pada kelompok kedua adalah mereka pengkonsumsi kopi sekaligus penikmat kopi. Indra penciuman dan pengecapan mereka tentu juga berbeda dengan kelompok yang pertama. Mereka telah memahami karakter khas tentang sebuah rasa. Panca indera mereka peka terhadap apa yang diterimanya. Ketika mereka memuji sesuatu mereka memuji dengan pengetahuan yang cukup dan bersedia memberi kritik denga jalan keluar yang baik.
Selanjutnya adalah mereka yang masuk kelompok premium. Ini adalah kelompok pecinta. Mereka mengkonsumsi dan menikmati dengan cinta. Indera bathin mereka sangat sensitive ketika seseorang menyinggung tentang apa yang dicintai apakah itu sebentuk pujian atau sebaliknya. Pada kelas ini cinta mereka bukan fanatic buta yang terbentuk dari dorongan emosional, tetapi lahir dari kesadaran yang amat lemah lembut. Pengetahuan dan pengakuan mereka bukan tercipta dari sebuah doktrin yang dipaksakan. Dan mereka bukanlah target dari pedagang kopi secara umum. Dan harga yang tidak rasional berdasarkan rumus bukan alasan untuk mereka mengkalkulasi ulang tentang apakah cintanya akan ditangguhkan. Pada tingkat mereka, kontribusinya bukan sekedar sebagai penikmat pasif. Tetapi justru jauh lebih peduli untuk menilai karakter detil dari kopi yang dicintainya.
Kembali kepada persepsi, kopi redjang melakukan penawaran ini kepada calon konsumen dan memulainya dari kelompok pengkonsumsi kopi, sebagian besar mereka menilai sesuatu dan mengambil keputusan berdasarkan tren yang dibentuk dengan slogan-slogan yang sangat kuat dan padat.
Sebagai ilustrasi, di beberapa kesempatan termasuk di Jakarta kami membawa kopi bubuk yang menurut hemat kami berdasarkan pengakuan lisan mereka mereka adalah penikmat kopi dari kalangan masyarakat menengah. Untuk menguji produk kami berdasarkan penilaian mereka bahwa sebaiknya produk ini dari sisi tekstur,kualitas rasa dan aroma layak mendapat penilain seperti apa dan jika disejajarkan dengan produk yang telah menjadi tren saat ini sebaiknya seperti apa, jawaban spesifiknya juga masih belum tegas. Sehingga kami tidak dapat memutuskan berdasar tren, produk kami akan menjadi objek bisnis atau sekedar objek pasar. Beberapa dari mereka adah para consultant bisnis professional ternama yang mengaku sebagai pecinta kopi ternyata sudut padang mereka masih berkutat pada teori HPP.
Dengan ragam persepsi yang kami catat sebagai acuan kami berkesimpulan sementara bahwa produk dari daerah kami ternyata belum bisa memperbaiki perekonomian daerah penghasilnya. Kesimpulan kami juga adalah bahwa teori para konsultan bisnis tidak lebih dari sekedar mengarahkan produk kopi dari dataran tinggi tanah suku rejang kabupaten kepahiang propinsi Bengkulu hanya layak sebagai objek pasar. Akhirnya impian masyarakat yang sebahagian dititipkan pada kami belum mampu kami wujudkan saat ini. Bahwa hal penting lainnya adalah rekomendasi dari seorang Q-Grader sekalipun belum mampu mengubah persepsi para konsultan bisnis yang kami anggap jauh lebih faham kemana sebaiknya produk ini dipasarkan. Kesimpulan akhir adalah biaya riset yang sangat mahal,biaya survey kualitas rasa dan cita rasa khas yang sangat mahal dengan tujuan mulia dari para konseptor kepahiang selalu terganjal untuk mewujudkannya.
Tetapi kami sangat berharap kami dapat menemukan orang-orang yang tepat untuk membantu kami.agar kami menemukan pecinta kopi sejati yang dapat membantu memuliakan para petani kepahiang,mensejahterakannya.karena pecinta kopi adalah mereka yang sadar secara indrawi,secara bathiniah dari mana dan seperti apa perjalanan secangkir kopi yang dia nikmati. Mereka fanatic secara sadar bahwa kenikmatan lahir dari sejuta jerih payah, sehingga mereka menjunjung tinggi dan menghormati jerih payah para petani kopi. Mereka menjadi sahabat dekat para petani ketika petani melakukan sebuah kesalahan yang mungkin dianggap tidak terlalu penting oleh sebagian besar orang. Pecinta kopi adalah penasehat karib terindah bagi petani kopi agar kualitas kopi yang mereka hasilkan menjadi sangat premium agar tidak ada kesempatan sedikitpun untuk memberi noda pada cinta mereka. Sehingga penghargaan para pecinta kopi adalah penghargaan penuh kepada alam dan pengelolanya dan untuk memberikan imbalan moril dan materil tidak sekedar pada landasan kalkulasi teori bisnis pedagang asongan.  Kami tulis ini di Jakarta pada pukul 00.58 wib/22-06-16 di akhir perjalanan survey dan ketika ternyata konsultan bisnis tempat kami berkonsultasi hanya berorientasi pada ekonomi terbatas , bukan seperti apa yang kami harapkan. Besok kami akan kembali ke Bengkulu dan tetap bermimpi untuk tidak menjadikan kopi dari dataran tinggi tanah suku rejang sekedar sebagai objek pasar. Tetapi, harus menjadi salah satu objek bisnis. Agar petani kami sejahtera dan mulia.





Gunung berapi aktif di propinsi bengkulu dengan ketinggian puncaknya 1900 mdp ini oleh masyarakat sekitar lebih dikenal dengan “bukit kaba”. Tidak ada yang tahu persis asal usul nama bukit kaba itu. Memilki dua kawah yakni kawah mati dengan ciri air berwarna hijau terang dan kawah aktif yang mengeluarkan asap vulkanik secara terus menerus. Gunung yang berada di dataran tinggi tanah rejang ini memiliki banyak legenda mitos. Meskipun kebenarannya sulit dibuktikan secara ilmiah tetapi telah menjadi cerita turun temurun.

Gunung kaba adalah salah satu destinasi wisata propinsi bengkulu. Salah satu kekayaan alam yang sangat eksotis. Menurut salah satu pemandu wisata dari masyarakat setempat sejak tahun 1999 lalu telah dibuka akses jalan beraspal yang masih terlihat sisanya sampai hari ini untuk menuju puncak gunung. Tetapi sepertinya perhatian dari banyak pihak yang sangat rendah terhadap fungsi wisata dan fungsi ekonomi menjadikan infrastruktur yang telah dibangun tidak lagi dirawat dengan baik. Sehingga akses menuju ke puncak gunung kaba menjadi sangat sulit untuk dimanfaatkan. Saat ini jalan menuju puncak gunung kaba hanya dapat dilalui menggunakan kendaraan roda dua yang telah dimodifikasi. Jalan yang berbatu dan sangat berbahaya bagi pengendara menjadikan kawasan wisata gunung kaba akhirnya minim pengunjung. Sehingga dampaknya terasa bagi perkembangan ekowisata. Padahal jika potensi ekonomi dari kawasan wisata alam gunung kaba ini dikelola dengan manajemen yang baik, fasilitas yang memadai dan akses untuk menuju ke kawasan wisata tersebut dirawat dengan baik maka potensi ekonomi bagi daerah sangat tinggi.

Butuh waktu tempuh hampir satu jam dari kaki gunung  menuju puncak gunung dengan jalan aspal yang rusak parah dan semak. Jika ditempuh dalam kondisi cuaca normal pun sangat sulit apalagi jika cuaca dalam keadaan tidak bersahabat seperti hujan atau kabut.

Dalam event wisata bengkulu wonderful 2020 rejang haritage, destinasi wisata gunung kaba tentu akan menjadi salah satu yang ditawarkan kepada wisatawan baik lokal maupun internasional.  Gunung bungkuk,pantai panjang,benteng malborough dan masih banyak destinasi wisata lain di propinsi bengkulu yang akan menjadi daya pikat bagi wisatawan.

Kembali ke kawasan wisata gunung kaba. Selain kondisi infrastruktur yang tidak terawat dan menjadikan akses menuju puncak gunung kaba menjadi perjalanan berbiaya mahal dan berbahaya bagi keselamatan wisatawan. Masih banyak wisatawan lokal yang tidak bertanggung jawab merusak fasilitas yang tersedia dan membuat lingkungan menjadi kotor oleh sampah plastik yang mereka buang disembarang tempat. Ini adalah kesadaran wisata yang lemah dan tidak bermoral. Padalah telah terpasang banyak papan himbauan untuk mencegah tindakan perusakan fasilitas. Sepertinya kontrol dari pemerintah daerah masih sangat lemah.

Eksotisme puncak gunung kaba yang apabila dikelola dengan manajemen yang baik. Menggunakan standar operasional prosedur yang benar. Membuat SWOT analysis bisnis wisata dan promosi wisata yang baik. Maka, potensi uang mengalir dari luar daerah ke daerah  bengkulu sangat besar. Pilihan destinasi wisata yang sangat lengkap dari mulai wisata sejarah, wisata pantai, wisata kebun teh, wisata puncak gunung kaba , puncak wisata gunung bungkuk dengan ketinggian 1200 mdpl dan wisata budaya serta kuliner lokal di propinsi bengkulu menjadikan bengkulu sebagai destinasi wisata yang sangat diperhitungkan oleh para pelancong dari dunia internasional. Belum lagi kopi arabika dan kopi robusta yang memiliki rasa spesial dari dataran tinggi bengkulu akan menjadi cerita berkesan bagi pecinta kopi nusantara.







Kebun teh kabawetan adalah kawasan ideal untuk menikmati akhir pekan. Beratnya berbagai aktifitas keja selama 6 hari kerja di kantor membutuhkan waktu khusus untuk melenturkan syaraf. Kawasan puncak menjadi salah satu destinasi wisata murah. Menemukan oksigen bersih dari alam terbuka dan menikmati keindahan anugerah alam dapat menjadi sarana refleksi  paling baik. Di propinsi bengkulu, kabupaten kepahiang adalah salah satu destinasi wisata yang cukup populer. Seperti halnya jawa barat dengan ciwidei, jambi dengan keindahan kebun teh kayu aro, kabupaten simalungun dengan eksotis kebun teh sidamanik. Maka, kepahiang menawarkan kebun teh kabawetan sebagai destinasi wisata unggulan.

Kabawetan juga menjadi terkenal karena cita rasa kopi robusta yang menjadi primadona kopi dari bengkulu di tingkat nasional. Hal ini yang menjadi alasan mengapa pemerintah terus menjadikan dan mengembangkan kabawetan sebagai kawasan kampung kopi. Sehingga prioritas pembangunan dan promosi kopi kepahiang selalu lebih menonjolkan kabawetan. Meskipun perkebunan kopi di kabupaten kepahiang hampir menyeluruh dan kabawetan hanya sebagian kecil dari kawasan penghasil kopi. Kabawetan sebenarnya lebih identik dengan teh.  Tetapi identitas sebagai sumber panghasil kopi premium lebih terlihat daripada kabawetan sebagai penghasil teh.

Ditetapkannya  kabawetan sebagai kawasan agrowisata adalah program positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kabupaten kepahiang. Dengan ditetapkannya sebagai kawasan agrowisata, pemerintah tentu mendistribusikan dana lebih besar ke kawasan tersebut. Tetapi sepertinya pemerintah daerah melupakan banyak hal untuk masa depan kawasan puncak kebun teh kabawetan. Saat ini hampir seluruh potensi bantuan dari pemerintah daerah kabupaten kepahiang seluruhnya diarahkan ke kawasan agrowisata puncak kebun teh kabawetan termasuk mesin-mesin industri kecil yang jumlahnya cukup banyak. Padahal jika kawasan agrowisata puncak kebun teh kabawetan akan dijadikan sebagai paru-paru dunia yang menghasilkan oksigen bersih, berbagai bantuan pemerintah untuk beberapa industri kecil pengolah kopi sangat tidak tepat. Alasannya adalah, jika mesin industri kecil yang turut menyuplai karbon polusi udara di kawasan puncak kebun teh kabawetan berjumlah sangat besar dan kemudian tumbuh menjadi industri penghasil karbon yang cukup masiv. Maka di masa depan kawasan agrowisata puncak kebun teh kabawetan tidak lagi dapat menjadi suplier oksigen bersih. Karena akan menjadi kawasan konsentrasi penghasil karbondioksida dari mesin-mesin diesel.

Jauh sebelum ini bupati kabupaten kepahiang Bando Amin C Kader telah menetapkan  kawasan industri kepahiang berada di kecamatan tebat karai desa penanjung panjang. Karena kawasan ini berada di ketinggian 500 mdpl. Sementara puncak kebun teh kabawetan tetap dijadikan sebagai pendukung utama penghasil oksigen bersih.
Kemungkinan besar hal ini terjadi karena setiap program pengadaan bantuan mesin industri yang diberikan ke beberapa industri kecil di kawasan puncak kebun teh kabawetan tanpa melalui kajian yang mendalam tentang dampak polusi udara  di masa depan. Obsesi pemerintah daerah kabupaten kepahiang di bawah pimpinan bupati saat ini tergolong obsesi  tanpa rasionalitas yang memikirkan nasib sebuah kawasan. Pemerintah daerah kabupaten kepahiang justru tidak fokus pada infrastruktur khususnya jalan raya. Jalan yang dibangun untuk menuju kawasan puncak kabawetan sangat sempit dan sulit untuk dilalui oleh bus besar. Para wisatawan dari luar daerah yang ingin berwisata ke puncak kabawetan menggunakan bus besar harus berpikir ulang terhadap berbagai resiko. Tikungan tajam dan jalan yang sempit serta jurang yang dalam menjadi ancaman serius bagi wisatawan yang nekat menggunakan bus besar. Kecuali para wisatawan menggunkan kendaraan kecil. Jika wisatawan menggunakan bus tentu harus mengganti kendaraan mereka dan menambah biaya yang lebih besar.

Para calon wisatawan yang telah terlanjur mendengar tentang eksotisme kopi kepahiang  dan hanya mendengar bahwa kopi paling enak dari kepahiang adalah kopi kabawetan mungkin harus menyesal. Kecuali mereka mempersiapkan dengan sempurna kendaraan apa yang akan mereka gunakan untuk menuju kawasan puncak tersebut.

Dunia harus tahu.
Bahwa jika dunia mendengar tentang kopi robusta kepahiang yang sangat fenomenal itu benar. Tetapi dunia harus tahu bahwa kopi kepahiang adalah kopi yang berasal hampir dari seluruh wilayah kabupaten kepahiang seperti kecamatan seberang musi, kecamatan tebat karai, kecamatan merigi, kecamatan ujan mas, kecamatan bermani ilir dan kecamatan muara kemumu. Sedangkan kopi dari kecamatan kabawetan adalah sebagian kecil dari seluruh kopi yang dihasilkan di kabupaten kepahiang. Masing-masing kopi robusta yang dihasilkan setiap kecamatan memiliki keunggulan karakter yang khusus.


‘Kopi belanda” adalah nama untuk jenis kopi robusta yang berasal dari daerah bermani ilir dan muara kemumu dengan bentuk biji yang sangat kecil, padat dan memiliki aroma perpaduan buah nangka dan buah pisang. Sementara “kopi cik ari “ berasal dari kawasan rimbo donok kecamatan tebat karai yang memiliki cita rasa spesial. Kopi robusta dari desa bukit menyan memilki cita rasa spesial yang unik dan memiliki ketinggian sejajar dengan kawasan puncak kabawetan.

Artinya , bahwa jika obsesi pemerintah daerah yang seharusnya menjadikan kawasan puncak kebun teh kabawetan menjadi kawasan agrowisata tidak dikontrol oleh lembaga – lembaga N.G.O. nasional dan internasional yang peduli tentang lingkungan hidup, masyarakat kabupaten kepahiang dan propinsi bengkulu mungkin akan merasakan dampak negatif dimasa depan. Karena mesin industri kecil yang terus dipasok oleh pemerintah daerah tanpa kajian mungkin akan menjadi industri menengah atau industri besar yang menyumbang polusi karbondioksida. Suhu di kawasan puncak kebun teh kabawetan akan meningkat. Dan di masa depan kawasan puncak kebun teh kabawetan sebagai penghasil oksigen bersih menjadi terancam.








Pertumbuhan jumlah orang kaya baru di asia menjadi pasar potensial yang sangat kuat untuk mengembangkan bisnis atau membentuk bisnis baru diberbagai bidang. Sektor wisata adalah salah satu yang paling menjadi perhatian para pebisnis. Ketika hampir merata di seluruh dunia khususnya kawasan timur tengah yang ekonominya mengalami depresi akibat penurunan harga minyak dunia. Berbagai alternative investasi para miliarder dunia untuk mengamankan dan mengembangkan harta kekayaannya di kawasan strategis lain yang sangat potensial untuk mendulang profitabilitas tinggi.

Fakta tawaran dan perjanjian investasi timur tengah khususnya Saudi Arabia yang ditandai dengan lawatan panjang raja Saudi Arabia Raja Salman  adalah menunjukkan bagaimana sebuah negara kaya yang selama ini enggan berinvestasi di pasar sektor riil Indonesia kini bersedia mengucurkan dana yang begitu besar di Indonesia. Alasan yang tidak terlalu diperhatikan masyarakat umum adalah bahwa Saudi Arabia mulai mengalami gejala depresi ekonomi. Dengan ditemukkan berbagai sumber energi baru di beberapa negara menjadi lawan tanding mereka yang selama ini mengandalkan minyak sebagai penyokong devisa negara itu. Fakta lain bahwa Amerika adalah tujuan utama investasi negara tersebut kini mulai menunjukkan ekspetasi yang kurang menggiurkan. Beberapa negara besar tujuan wisata mereka menjadi pasar yang sangat rawan. Atau dengan dugaan lain bahwa presiden Trump menjadi salah satu alasan Arab Saudi melanjutkan dukungan investasi besarnya.

Disisi lain Indonesia menjadi memiliki nilai tawar yang sangat tinggi di mata dunia internasional. Bayangkan bagaimana negara-negara industri perangkat keras menjadikan Iindonesia adalah pangsa pasar potensial mereka yang masih belum separuhnya tergarap. Bisnis e-commerce di Indonesia tumbuh subur dan memberi dampak keuntungan atau return yang tinggi bagi para investor. Belum lagi melimpahnya sumber alam wisata yang sangat memukau dunia. Hampir setiap bulan lahir pengusaha muda baru yang menjadi tolak ukur lahirnya orang kaya baru di Asia khususnya di Indonesia. Bisnis internet tumbuh subur sebanding dengan pertumbuhan bisnis turunanya. Sehingga sangat wajar sebagai antisipasi nasional negara arab menginvestasikan harta kekayaannya di negara ini.

Bahkan dinamika politik di Indonesia yang begitu khas dan unik menjadi peluang bisnis yang begitu fantastis dengan lahirnya berbagai media televisi baru yang fokus pada pembahasan berita politik. Sementara di pihak lain bagi mereka yang ingin turut menikmati lezatnya roti bisnis dengan modal sangat terbatas dapat membuat situs-situs berita baik yang resmi maupun setengah tidak resmi. Semuanya memberi peluang return yang tinggi sebanding dengan seberapa baik mereka mengelola manajemennya.

Bayangkan berapa banyak situs berita politik berhamburan di internet ?. intinya mereka adalah peserta pertandingan dalam dunia bisnis digital yang sangat maju saat ini. Maka sangat wajar jika timur tengah begitu tergelitik untuk turut menjadi kontestan di Indonesia. Sementara masyarakat awam sibuk terpukau kepada sang tokoh yang sedang menjadi topik utama berita televisi,koran dan internet dengan berfantasi ria membayangkan betapa dermawannya mereka terhadap Indonesia. Padahal kehadiran mereka adalah untuk memastikan bahwa harta kekayaan mereka tetap berkembang dengan baik. Mereka membawa bibit tanaman yang dikembangkan di Indonesia untuk dipanen dan sedikit buahnya akan ditinggalkan untuk yang penjaga kebun, sementara selebinya dibawa pulang kampung.

Kembali lagi, bahwa saat ini kawasan asia dengan bangkitnya China dan negeri serumpun lainnya menjadi magnet kuat bagi negara-negara yang sedang mengalami depresi ekonomi untuk membuka ladang baru bagi kesejahteraan dan kedaulatan negaranya.

Tetapi apapun tujuannya, semuanya adalah untuk kebaikan bersama. Selama penyewa tidak merusak lahan kita untuk kemudian ditinggalkan dalam keadaan tandus maka mari kita persilahkan.









Bengkulu sebagai salah satu propinsi di Indonesia yang terletak di pulau Sumatera diapit oleh empat propinsi antara lain Lampung,Sumatera Selatan,Sumatera Barat dan propinsi Jambi dan pada sisi lain langsung berhadapan dengan samudera hindia. Propinsi ex-jajahan Inggris yang terkenal dengan puspa langka rafflesia arnoldi ini ternyata keberadaannya cukup lama tidak dikenal secara luas dari propinsi-propinsi lain. Apalagi suku-suku asli yang mendiami daerah ini. Tetapi hal yang kemudian menguntungkan adalah sejak diadakannya hari pers nasional (HPN) beberapa waktu yang lalu telah menjadikan Bengkulu mulai dikenal secara luas hingga ke seantero dunia. Meskipun tidak dipungkiri bahwa Bengkulu belum mampu menjadi trending topic seperti halnya sumatera utara yang lebih identik dengan Medan dengan danau tobanya atau Bali dengan berbagai destinasi wisatanya. Masyarakat luas Indonesia mengenal Bengkulu melalui media televisi sejak munculnya berbagai skandal korupsi yang menjerat gubernur termuda di Indonesia saat itu. Dan akhir-akhir ini Bengkulu semakin dikenal dan menjadi trending topic ditingkat nasional sejak beberapa kasus criminal yang muncul kepermukaan seperti kasus pemerkosaan dan terakhir sementara adalah kasus tertangkapnya salah satu ketua pengadilan negeri disalah satu kabupaten di Bengkulu.

Banyak orang meratap serius dan tidak sedikit yang bersandiwara saat menjadi narasumber kasus pemerkosaan di kabupaten rejang lebong. Tetapi yang paling penting adalah bahwa korban layak mendapat pengakuan sebagai pahlawan propinsi Bengkulu karena menjadi tumbal sebuah perubahan besar sebagaimana Ade Irma Nasution yang gugur sebagai perisai Jendral A.H.Nasution saat revolusi. Kata “wafat” lebih layak disematkan pada korban karena kepergiannya telah menjadikan mata dunia terbuka tentang apa,siapa dan dimana Bengkulu berada. Bukan berarti kita tidak bersikap simpatik  terhadap peristiwa ini. Tetapi lebih dari sekedar simpatik yang bersifat seremonial bahwa kita harus mengingatkan kembali bahwa beliau adalah pahlawan belia yang dengan takdirnya gugur untuk membuka mata dunia tentang Bengkulu khususnya tanah suku rejang.

Bahwa kita harus tegas mengatakan banayak yang lahir dari tanah suku rejang ini. Bahwa Bengkulu dari pantai hingga ke dataran tingginya memiliki sisi lain yang akan menjadi citra khas sebuah negeri empat petulai dengan berbagai mitos-mitosnya. Berbagai cerita unik tidak kalah dari cerita majapahit atau cerita lain dari tanah jawa yang menjadi ajaran sejarah baku didunia pendidikan formal. Beberapa destinasi wisata termasik wisata religi tersebar diberbagai tempat di tanah rejang. Dunia akan akrab dengan gunung kaba,gunung bungkuk ,kebun teh dan kopi robusta yang memiliki cita rasa khas kepahiang seperti kopi redjang.

Seperti misalnya gunung bungkuk yang berada di kabupaten Bengkulu tengah, sebuah gunung cadas yang sangat exotis dan erat dengan berbagai mitos-mitos mistis adalah salah satu destinasi wisata yang layak untuk dikunjungi. Sayangnya untuk mencapai daerah tersebut akses transportasi belum terawat dengan baik. Sehingga membutuhkan waktu tempuh yang cukup melelahkan sebelum sampai di kaki gunung bungkuk untuk kemudian mendaki kepuncak selama kurang lebih satu jam. Warga suku rejang yang bermukim di sekitar gunung bungkuk sangat ramah dan akrab penuh rasa persaudaraan terhadap para wisatawan yang datang ke gunung bungkuk, di kaki  gunung bungkuk terdapat perkebunan kopi rakyat yang memiliki rasa kopi yang sangat nikmat karena dibudidayakan oleh petani tradisional secara alamai. Di kabupaten lebong terdapat tambang emas peninggalan belanda yang memiliki nilai sejarah bagi Bengkulu.

Bahwa arti dari sisi lain dataran tinggi tanah suku rejang bukan hanya membuka mata dunia karena berbagai skandalnya tetapi juga banyak hal yang jauh lebih berat neracanya jika disandingkan dengan beberapa skandalnya. Yang paling baik adalah bahwa tatanan sosial dan politik di daerah ini sangat stabil. Meskipun perekonomian masyarakatnya masih rendah, dengan terbukanya mata dunia akibat dari beberapa skandal yang memenuhi trending topic media masa nasional tentu akan juga membuka mata dunia tentang oportunitas ekonomi. Peluang bisnis yang besar dan kemudahan membangun realitas bisnis di tanah rejang dan juga negeri-negeri sekitarnya seperti tanah suku serawai maupun lembak dan berbagai suku lainnya sangat terbuka. Sumber dayanya melimpah. Pertaniannya sangat subur tentu memberi peluang besar bagi para bisnisman dari berbagai tempat untuk membangun bisnis atau membuka sayap bisnisnya di Bengkulu secara umum dan di tanah rejang khususnya.

Infrastruktur yang belum memadai memang harus diakui, tetapi besarnya nilai investasi bisnis akan sangat membantu membangun kekurangan tersebut. Bengkulu memiliki pantai panjang atau long beach, memiliki beberapa danau yang exotis, gunung dan area-area touring yang luar biasa bagus serta yang khas adalah komoditas kopi robustanya yang banyak memenuhi gerai-gerai di Indonesia dan juga dunia meskipun disayangkan karena kopi-kopi super nikmat tersebut tidak membawa identitas aslinya sebagai kopi redjang dari dataran tinggi tanah suku rejang.

Kepedulian dunia dapat menjadikan pantai panjang Bengkulu sebagai Bali-nya sumatera  atau dari dataran tingginya yang menjadi sepotong surga yang jatuh ke bumi dengan berbagai varian kopinya yang sangat luar biasa. Atau puncak kebun teh kaba wetan atau puncak gunung kaba yang sangat memukau. Serta berbagai mitos sejarah tujuh manusia harimau.

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} OUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#http://facebook.com/eka susiani} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.coom} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by Leontura. Powered by Blogger.