Nyeduh kopi menggunakan batu es tanpa air panas akan menjadi tren masa kini



Kebiasan umum menyeduh kopi adalah dengan air mendidih 100 ͦC . ya, karena kandungan bubuk kopi harus dilarutkan dengan proses pemanasan. Untuk jenis kopi espresso derajat panas yang digunakan justru lebih tinggi lagi. Tujuan akhir adalah untuk menemukan cita rasa khas kopi yang nikmat dan mengagumkan.

Pada keadaan tertentu ternyata kopi yang dihidangkan panas tidak mendukung suasana tempat kamu ngopi. Kebiasaan ngopi yang harus segera dipenuhi untuk meredam gejolak stress tentu tidak baik untuk ditunda. Solusinya adalah memesan es kopi. Setuju banget, setelah kopi diseduh dan disaring kemudian ditambahkan potongan batu es ke kopi. Biarkan sejenak agar menyatu antara kopi dan es baru dinikamti. Rasanya sungguh luar biasa untuk menebus keinginan ngopi yang tidak boleh ditunda.

Sayangnya kulaitas rasa kopi jadi berkurang, baik dari segi aroma maupun semua yang mendukung kenikmatan kopi. Terkadang mereka membuat kopi kental yang telah disaring dan mendiamkannya sampai suhu panasnya menurun untuk kemudian disimpan dalam lemari es. Is good alternative, sayangnya tetap kualitas rasa tidak akan untuh. Oleh sebab itu sebagian para penggila kopi yang tidak bersedia taubat dari minum kopi dan ingin selalu menikmati kopi dingin dengan rasa yang full, mereka menyeduhnya dari awal menggunkan batu es. Benarkah ?, ya. Tetapi bagaimana mungkin bubuk kopi yang diberi batu es dapat menyatu dan menghasilkan kopi nikmat yang penuh sensasi. Ternyata tekniknya yang sedikit rumit karena waktu untuk menikamti kopi jadi lebih lama. Seperti kata pepatah “ pengorbananmu sebanding dengan nikmat yang akan kau dapatkan”.

Tekniknya adalah kopi digiling ukuran kasar (coarse) kemudian dimasukkan dalam bejana. Teknik murahnya adalah memodifikasi dengan selang infus dan tabung air minum isi ulang. Tuangkan bubuk kopi segar yang baru digiling ke bejana dan masukkan potongan batu es di atasnya kemudian tutup rapat. Buka kran selang infus dan masukkan ujungnya ke wadah seperti botol atau sejenisnya dan lapisi isolasi agar tidak terkontaminasi udara dan benda asing. Biarkan batu es mencair dan menetes perlahan-lahan. Pada prakteknya satu malam hanya akan menghasilkan kurang dari 800 ml. Setelah selesai maka buka dan hirup aroma khas kopi dengan kombinasi buah,cincau,tembakau dan madu serta aneka lainnya tergantung jenis kopi. Rasanya sangat full body dan luar biasa mengingatkan kamu pada hari-hari nostalgia paling terindah dalam hidupmu. Masukkan dalam cover bag atau lainnya dan siap untuk melakukan perjalanan kemana kamu inginkan. Ke pantai kah, ke pulau terpencil atau ke gunung tanpa harus rindu segera pulang ke rumah hanya karena khawatir jadwal ngopi spesialmu tertunda.

Kopi Redjang membuatnya hanya untuk hadiah kepada orang-orang dan sahabat yang sangat special. Karena sahabat sangat berharga bagi kita tentu sangat wajar memberikan sesuatu yang kita peroleh dengan tidak instan sebagai bentuk penghargaan yang tinggi buat mereka.
Aroma kopi yang diseduh dengan batu es aromanya mampu meleburkan semua bentuk kecemasan dan ketakutan mengahadapi masa depan bahkan sebelum kopi itu menyentuh permukaan bibirmu yang lembut. Kopi yang sangat memberi gairah hidup dan membuat kita lupa kepada alamat hari tua.taste-nya,flavour-nya,aroma-nya begitu sangat mengagumkan. Menggunakan bahan baku kopi robusta sintaro premium dari dataran tinggi tanah rejang bukan sekedar alternative, tetapi sebuah rekomendasi yang wajib diperhitungkan dan masuk dalam daftar kopimu sebagai best coffee holic.
Eka Susiani.SP (owner Kopi Redjang)


This is the most recent post.
Older Post

Post a comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by Jason Morrow. Powered by Blogger.